Julles Ongge: Asrama Mahasiswa Harus Jadi Pusat Pembinaan, Bukan Ruang Provokasi

- Penulis

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura – Tokoh Masyarakat Adat Heram, Julles R.A. Ongge, mengajak seluruh elemen Masyarakat untuk terus menjaga persatuan, kebersamaan, serta menciptakan situasi keamanan dan ketertiban (kamtibmas) yang kondusif di Kota Jayapura.

Pernyataan tersebut disampaikan pada Kamis (23/7/2026), sebagai respon terhadap berbagai dinamika yang berkembang di tengah kehidupan Masyarakat. Menurutnya, stabilitas keamanan merupakan tanggung jawab bersama yang harus dijaga demi terciptanya kehidupan sosial yang harmonis dan mendukung keberlanjutan Pembangunan di Papua.

Julles mengatakan, belakangan ini terdapat berbagai aktivitas penyebaran paham maupun ajakan yang berpotensi menimbulkan perpecahan dan keresahan di lingkungan masyarakat adat, baik dilakukan secara terbuka maupun melalui pertemuan-pertemuan tertutup. Menurutnya, apabila disertai tindakan provokatif atau hasutan yang mengarah pada konflik dan kekerasan, kondisi tersebut dapat mengganggu hubungan sosial, kerukunan, serta stabilitas kehidupan masyarakat.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan, kebersamaan, dan menciptakan situasi yang aman serta kondusif. Papua dibangun di atas nilai-nilai kekeluargaan, musyawarah, saling menghormati, dan hidup berdampingan secara damai. Nilai-nilai tersebut harus terus kita pelihara dan diwariskan kepada generasi penerus,” ujarnya.

Ia menegaskan masyarakat adat Heram mengutuk segala bentuk tindakan provokatif yang berpotensi memicu konflik, permusuhan, maupun gangguan terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat. Karena itu, setiap perkembangan situasi hendaknya disikapi secara bijaksana dengan mengedepankan dialog, menghormati perbedaan pendapat, serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.

Baca Juga :  Ketua LMA Port Numbay Serukan Kedamaian: Berhenti Rusak Fasilitas Umum dan Sakiti Masyarakat

Selain menyampaikan pesan kepada masyarakat umum, Julles juga memberikan perhatian khusus kepada mahasiswa Papua yang sedang menempuh pendidikan di Kota Jayapura. Menurutnya, mahasiswa merupakan agen perubahan dan calon pemimpin masa depan Papua yang memiliki peran strategis dalam mendorong kemajuan daerah.

Ia mengimbau para mahasiswa memanfaatkan kesempatan belajar dengan sebaik-baiknya, menjaga integritas, memperkuat karakter, serta aktif berkontribusi melalui prestasi akademik, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, inovasi, maupun kegiatan sosial yang bermanfaat bagi pembangunan Papua.

“Fasilitas asrama mahasiswa yang telah disediakan hendaknya dimanfaatkan secara bertanggung jawab sebagai tempat belajar, membangun kebersamaan, memperkuat persaudaraan, dan mengembangkan kapasitas diri dalam suasana yang aman, tertib, serta kondusif,” katanya.

Julles juga mengajak seluruh mahasiswa untuk terus menjunjung tinggi nilai-nilai adat, toleransi, persaudaraan, dan saling menghormati, sekaligus menjaga nama baik keluarga, almamater, serta daerah asal.

Baca Juga :  Operasi Sikat Cartenz II-2025, Polda Papua Gelar Razia dan Patroli di Kota Jayapura

Lebih lanjut, ia berharap pembenahan pengelolaan asrama mahasiswa dapat memberikan dampak positif, baik bagi mahasiswa maupun masyarakat di sekitarnya. Menurutnya, asrama harus berfungsi sebagai tempat pembinaan generasi muda dan tidak dimanfaatkan untuk aktivitas yang dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

“Kami berharap pembenahan di dalam asrama-asrama ini juga berdampak positif sehingga masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh tindakan kelompok-kelompok tertentu yang mengatasnamakan mahasiswa. Asrama harus benar-benar difungsikan sebagai tempat belajar dan pembinaan, sementara mahasiswa juga tidak melakukan aktivitas yang meresahkan masyarakat ataupun merugikan diri sendiri,” jelasnya.

Ia menambahkan, hubungan yang harmonis antara penghuni asrama dengan masyarakat sekitar perlu terus dibangun melalui komunikasi dan kerja sama yang baik sehingga tercipta suasana yang aman, damai, dan saling mendukung.

Di akhir penyampaiannya, Julles mengajak seluruh masyarakat Papua untuk terus menjaga Tanah Papua sebagai rumah bersama dengan memperkuat nilai-nilai adat, persaudaraan, toleransi, dan saling menghormati.

“Mari kita bersama-sama menjaga Papua tetap aman, tertib, harmonis, dan damai, sehingga pembangunan dapat berjalan dengan baik serta memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat Papua,” tutupnya.(rd)

Berita Terkait

Jaga Persatuan, Tokoh Adat Saireri Ajak Masyarakat Hindari Tindakan Provokatif
Kepala Suku Besar Puncak Kecam Aksi Kriminal dan Imbau Warga Waspadai Musim Kemarau
Pemuda Intelektual Puncak Jaya Ajak Warga Tak Terprovokasi Situasi di Luar Daerah
Tokoh Adat Kamoro Imbau Masyarakat Mimika Tak Mudah Terprovokasi Isu
Kepala Suku Damal Ajak Semua Pihak Jaga Kamtibmas dan Redam Konflik
Tokoh Masyarakat Oksibil Dorong Persatuan untuk Wujudkan Pegunungan Bintang yang Aman
“kantor Komnas Ham Perwakilan Papua Diduga Menjadi Sasaran Lemparan Bom Molotov”
Sikapi Rencana Aksi Demo, Benhur Yaboisembut Serukan Kedamaian di Tanah Papua
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 13:23 WIB

Jaga Persatuan, Tokoh Adat Saireri Ajak Masyarakat Hindari Tindakan Provokatif

Senin, 14 September 2026 - 09:17 WIB

Kepala Suku Besar Puncak Kecam Aksi Kriminal dan Imbau Warga Waspadai Musim Kemarau

Sabtu, 12 September 2026 - 22:33 WIB

Pemuda Intelektual Puncak Jaya Ajak Warga Tak Terprovokasi Situasi di Luar Daerah

Jumat, 11 September 2026 - 15:59 WIB

Tokoh Adat Kamoro Imbau Masyarakat Mimika Tak Mudah Terprovokasi Isu

Kamis, 10 September 2026 - 21:00 WIB

Tokoh Masyarakat Oksibil Dorong Persatuan untuk Wujudkan Pegunungan Bintang yang Aman

Berita Terbaru