Tokoh Adat Papua Tegaskan Fasilitas Publik Bukan Sasaran Konflik

- Penulis

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Tokoh Adat Papua sekaligus Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Port Numbay, George Arnold Awi, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Tanah Papua dengan menghentikan segala bentuk aksi kekerasan dan perusakan fasilitas publik.

Dalam keterangannya di Jayapura, George Arnold Awi menegaskan bahwa fasilitas publik merupakan aset bersama yang memiliki peran penting bagi kehidupan masyarakat, sehingga tidak seharusnya dijadikan sasaran dalam konflik maupun aksi kekerasan.

Ia mengatakan bahwa sekolah, puskesmas, rumah sakit, tempat ibadah, serta berbagai fasilitas umum lainnya dibangun untuk kepentingan masyarakat luas dan harus dijaga keberlangsungannya demi masa depan generasi Papua.

Baca Juga :  Romantic or Casual, Top 5 Restaurants to Celebrate New Year in Bali

“Tanah Papua ini harus kita jaga bersama dengan hati yang sejuk. Saya mengimbau kepada saudara-saudara kita yang masih menggunakan cara-cara kekerasan atau senjata, mari hentikan penyerangan yang merugikan masyarakat kecil,” ujar George Arnold Awi.

Menurutnya, konflik yang berujung pada perusakan fasilitas umum hanya akan memberikan dampak buruk bagi masyarakat sipil, terutama anak-anak yang membutuhkan akses pendidikan dan pelayanan kesehatan.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat Papua untuk mengedepankan dialog, persaudaraan, dan semangat kebersamaan dalam menyelesaikan setiap persoalan yang terjadi di daerah.

Baca Juga :  Hadirkan Semangat Belajar Membaca dan Berhitung Dalam Polisi Pi Ajar

George Arnold Awi menekankan bahwa keamanan dan kedamaian merupakan fondasi utama dalam mendukung pembangunan di Papua agar masyarakat dapat hidup dengan aman, nyaman, dan sejahtera.

Selain itu, dirinya berharap seluruh pihak dapat menahan diri serta tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu situasi Kamtibmas, khususnya menjelang berbagai agenda pembangunan dan pelayanan masyarakat di Papua.

Ajakan tersebut mendapat perhatian masyarakat sebagai bentuk kepedulian tokoh adat terhadap pentingnya menjaga persatuan dan melindungi kepentingan masyarakat luas dari dampak konflik berkepanjangan di wilayah Papua.(Red)

Berita Terkait

Polres Boven Digoel Gelar Pembelajaran Bagi Anak Putus Sekolah, Wujud Kepedulian terhadap Pendidikan
Polsek Muara Tami Sambangi Kelompok Tani Koya Barat, Perkuat Ketahanan Pangan Masyarakat
Dua Pria Diamankan di Kotaraja Lantaran Miliki Narkotika Jenis Ganja
Safari Subuh ke-200 di Sentani, Kabid Humas Polda Papua Dorong Sinergi dan Kebersamaan
Kabid Humas Polda Papua Hadiri Halal Bihalal Jurnalis 2026, Satukan Semangat Kebersamaan
Sat Reskrim Polres Mamberamo Tengah Cek Harga Bahan Pokok di Kios KMT Jaya
Polres Supiori Pantau Harga Bahan Pokok di Retail Modern Soalagogo
Harga Bahan Pokok di Oksibil Naik akibat Biaya Angkut Udara
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:26 WIB

Tokoh Adat Papua Tegaskan Fasilitas Publik Bukan Sasaran Konflik

Senin, 20 April 2026 - 13:51 WIB

Polres Boven Digoel Gelar Pembelajaran Bagi Anak Putus Sekolah, Wujud Kepedulian terhadap Pendidikan

Kamis, 16 April 2026 - 19:04 WIB

Polsek Muara Tami Sambangi Kelompok Tani Koya Barat, Perkuat Ketahanan Pangan Masyarakat

Senin, 13 April 2026 - 07:57 WIB

Dua Pria Diamankan di Kotaraja Lantaran Miliki Narkotika Jenis Ganja

Minggu, 12 April 2026 - 16:53 WIB

Safari Subuh ke-200 di Sentani, Kabid Humas Polda Papua Dorong Sinergi dan Kebersamaan

Berita Terbaru