Kepala Suku Kamoro: Jangan Biarkan Kekerasan Rusak Masa Depan Papua

- Penulis

Selasa, 10 Februari 2026 - 08:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Timika – Kepala Suku Besar Kamoro Kabupaten Mimika, Timotius Samin, menyampaikan duka mendalam atas rangkaian peristiwa kekerasan yang terjadi di Kabupaten Yahukimo dalam beberapa waktu terakhir. Ia menyoroti jatuhnya korban dari kalangan guru dan pegawai sebagai tragedi kemanusiaan yang memukul rasa keadilan dan kemanusiaan masyarakat Papua.

Dalam keterangannya pada Senin (09/02), Timotius Samin menyatakan bahwa peristiwa tersebut menimbulkan kesedihan mendalam, khususnya karena korban berasal dari tenaga pendidik yang tengah menjalankan tugas pengabdian di wilayah pedalaman.

“Kami menyampaikan ucapan duka cita yang sedalam-dalamnya atas kejadian di Yahukimo, terutama kepada para guru dan pegawai yang menjadi korban. Mereka datang untuk mengabdi, mencerdaskan anak-anak, namun justru menjadi sasaran tindakan keji dari oknum yang tidak bertanggung jawab,” ujar Timotius.

Ia menegaskan bahwa tindakan kekerasan terhadap tenaga pendidik dan masyarakat sipil tidak dapat dibenarkan dengan alasan apa pun. Menurutnya, perbuatan tersebut telah melanggar nilai kemanusiaan serta merusak rasa aman masyarakat.

Baca Juga :  Tokoh Masyarakat Papua Pegunungan Ajak Seluruh Elemen Bersatu Hentikan Konflik di Wamena

“Kami sangat prihatin dan mengecam keras aksi pembunuhan terhadap guru maupun pegawai. Ini bukan hanya serangan terhadap individu, tetapi juga serangan terhadap dunia pendidikan dan masa depan generasi muda di Papua,” katanya.

Timotius Samin juga menyatakan dukungannya kepada aparat keamanan untuk mengambil langkah tegas terhadap para pelaku. Ia berharap proses penegakan hukum dapat dilakukan secara adil dan terukur agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

“Kami mendukung penuh aparat keamanan untuk menindak tegas para pelaku sesuai hukum yang berlaku. Tidak boleh ada toleransi terhadap aksi kekerasan yang menghilangkan nyawa orang lain,” tegasnya.

Baca Juga :  Hari Ke-7 Operasi Keselamatan Cartenz, Polda Papua Kedepankan Teguran Simpatik dan Sosialisasi bagi Pengguna Jalan

Selain itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar. Ia menilai stabilitas keamanan sangat penting agar pelayanan pendidikan dan pemerintahan dapat terus berjalan.

“Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang, tidak terprovokasi, dan bersama-sama menjaga kedamaian. Papua harus dibangun dengan hati yang damai, bukan dengan kekerasan,” tambah Timotius.

Diakhir pernyataannya, Timotius Samin menyampaikan doa bagi seluruh korban meninggal dunia agar mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan.

“Kami berdoa agar para korban diterima di sisi Tuhan, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan. Semoga kejadian seperti ini tidak lagi terjadi di tanah Papua yang kita cintai,” pungkasnya.(rd)

Berita Terkait

Sikapi Informasi Dengan Bijak, Tokoh Pemuda Papua Imbau Jangan Terprovokasi
Tokoh Pemuda Adat Tabi Ajak Masyarakat Jaga Kedamaian dan Tidak Terprovokasi Isu yang Memecah Belah
Tokoh Perempuan Kampung Waa Banti Ingatkan Pentingnya Menjaga Keamanan Demi Kesejahteraan Masyarakat
Jaga Puncak Jaya Tetap Aman! Tokoh Pemuda Mitinus Telenggen Ajak Warga Tolak Provokasi, Dukung Pembangunan
Richard Ohee Ajak Masyarakat Dukung PSN dan Imbau Generasi Muda Menjaga Kondusivitas Papua
GAMKI Jayapura Ajak Seluruh Elemen Masyarakat Jaga Kamtibmas dan Tolak Provokasi
Gembala Gereja Kingmi Yerusalem Kampung Harapan Imbau Masyarakat Jaga Persatuan dan Tidak Mudah Terprovokasi
Tegaskan Tanggung Jawab Bersama, Tokoh Adat Suku Ohee Tolak Aksi yang Ganggu Keamanan di Jayapura
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:33 WIB

Sikapi Informasi Dengan Bijak, Tokoh Pemuda Papua Imbau Jangan Terprovokasi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:32 WIB

Tokoh Pemuda Adat Tabi Ajak Masyarakat Jaga Kedamaian dan Tidak Terprovokasi Isu yang Memecah Belah

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:30 WIB

Tokoh Perempuan Kampung Waa Banti Ingatkan Pentingnya Menjaga Keamanan Demi Kesejahteraan Masyarakat

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:44 WIB

Jaga Puncak Jaya Tetap Aman! Tokoh Pemuda Mitinus Telenggen Ajak Warga Tolak Provokasi, Dukung Pembangunan

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:39 WIB

GAMKI Jayapura Ajak Seluruh Elemen Masyarakat Jaga Kamtibmas dan Tolak Provokasi

Berita Terbaru