Satgas Pangan Polda Papua Sidak Harga Beras, Evaluasi Rantai Distribusi Jadi Fokus

- Penulis

Selasa, 26 Agustus 2025 - 19:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Dalam rangka menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok, Satgas Pangan Polda Papua melaksanakan inspeksi mendadak di sejumlah pasar tradisional dan ritel di Kota Jayapura, Selasa (26/08/2025).

Dari hasil peninjauan, ditemukan masih ada pedagang yang menjual beras di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah, yakni Rp15.000/kg untuk beras medium dan Rp15.800/kg untuk beras premium.

Dirreskrimsus Polda Papua selaku Kasatgas pangan Daerah Papua, Kombes Pol. I Gusti Gede Era Adhinata, S.I.K menjelaskan bahwa salah satu faktor penyebab tingginya harga beras adalah distribusi, terutama ke wilayah pegunungan.

Baca Juga :  Astamaops Polri Apresiasi Polda Papua, Operasi Humanis Sentuh Masyarakat Hingga Pelosok

Namun, ia menegaskan persoalan harga tidak semata-mata dipengaruhi ongkos kirim, melainkan juga kondisi pasar di tiap daerah.

“Satgas Pangan hadir untuk melindungi masyarakat. Jangan sampai ada pihak-pihak yang mencari keuntungan berlebih dengan menjual di atas harga yang sudah ditetapkan,” ucap Kombes Pol Era.

Ia menambahkan, pihaknya tidak akan segan melakukan langkah tegas apabila ditemukan adanya permainan harga.

Baca Juga :  Kapolda Papua Barat Bersama Forkopimda dan Tim Asistensi Mabes Polri Tinjau Pengamanan Ibadah Natal

“Jika ada yang terbukti sengaja menaikkan harga secara tidak wajar, tentu akan ada penindakan sesuai aturan hukum yang berlaku,” tegasnya.

Dengan pengawasan ketat dan rencana pemanggilan distributor, Satgas Pangan Polda Papua optimis harga beras dapat dikendalikan. Langkah ini sekaligus menjadi peringatan bagi pihak-pihak yang mencoba bermain di balik distribusi pangan, bahwa stabilitas harga untuk kepentingan masyarakat adalah prioritas utama.(rd)

Berita Terkait

Sertifikasi Tembak Reaksi IPSC Angkatan II Tahun 2026 Berakhir, Kapolda Papua Dorong Peningkatan Kompetensi Personel
Kapolda Papua Resmi Buka Sertifikasi Tembak Reaksi IPSC Angkatan II Tahun 2026
Korban Ledakan Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Bertambah Jadi Enam Orang, Polda Papua Kerahkan Tim Jibom Lakukan Sterilisasi
Kapolda Papua Tinjau Latihan Menembak Presisi 20 Meter, Tingkatkan Profesionalisme dan Kemampuan Personel
Polda Papua Perkuat Penanganan Pasca Ledakan di Biak Numfor, Tim Jibom Gegana Diterjunkan Lakukan Sterilisasi Lokasi
Kapolda Papua Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Tegaskan Pancasila sebagai Pemersatu Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia
Polda Papua Hadiri Diskusi Publik PSN, Dorong Pembangunan Papua yang Inklusif dan Berorientasi pada Kesejahteraan Masyarakat
Kapolda Papua Buka Latpraops Sikat Cartenz 2026, Tekankan Optimalisasi Penanganan Kejahatan 3C
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 04:39 WIB

Sertifikasi Tembak Reaksi IPSC Angkatan II Tahun 2026 Berakhir, Kapolda Papua Dorong Peningkatan Kompetensi Personel

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:01 WIB

Kapolda Papua Resmi Buka Sertifikasi Tembak Reaksi IPSC Angkatan II Tahun 2026

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:36 WIB

Korban Ledakan Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Bertambah Jadi Enam Orang, Polda Papua Kerahkan Tim Jibom Lakukan Sterilisasi

Selasa, 2 Juni 2026 - 04:50 WIB

Kapolda Papua Tinjau Latihan Menembak Presisi 20 Meter, Tingkatkan Profesionalisme dan Kemampuan Personel

Senin, 1 Juni 2026 - 12:42 WIB

Polda Papua Perkuat Penanganan Pasca Ledakan di Biak Numfor, Tim Jibom Gegana Diterjunkan Lakukan Sterilisasi Lokasi

Berita Terbaru