Satgas Pangan Pantau Harga Bahan Pokok di Oksibil, Biaya Angkut Udara Picu Kenaikan Harga

- Penulis

Rabu, 11 Maret 2026 - 19:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua — Satuan Tugas Daerah (Satgasda) Pangan Provinsi Papua melakukan pemantauan terhadap ketersediaan dan harga bahan pokok pada sejumlah kios dan outlet pangan di wilayah Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang. Pemantauan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya pengendalian inflasi serta memastikan stabilitas pasokan pangan di daerah tersebut.

Berdasarkan laporan hasil pemantauan, terdapat empat kios atau outlet pangan yang beroperasi di kawasan Jalan PKT, Distrik Oksibil. Dari hasil pengecekan di lapangan, sejumlah komoditas pangan terpantau mengalami kenaikan harga yang dipengaruhi oleh tingginya biaya transportasi udara sebagai jalur distribusi utama menuju wilayah tersebut.

Baca Juga :  Respon Cepat, Tim Patroli Polres Tolikara Polda Papua Amankan Kisruh SK Kepala Kampung Di Bank Papua

Untuk komoditas beras premium, harga tercatat mencapai Rp40.000 per kilogram. Sementara itu, minyak goreng merek Minyakita dijual dengan harga Rp45.000 per liter. Komoditas gula kiloan juga mengalami kenaikan dengan harga Rp40.000 per kilogram.

Pada komoditas daging, ayam potong dijual dengan harga Rp60.000 per kilogram, sedangkan daging sapi segar mencapai Rp185.000 per kilogram. Selain itu, telur ayam lokal dijual dengan harga Rp115.000 per rak.

Harga komoditas bumbu dapur juga terpantau cukup tinggi. Bawang merah dijual Rp120.000 per kilogram dan bawang putih Rp100.000 per kilogram. Sementara itu, cabai keriting dijual dengan harga Rp120.000 per kilogram.

Baca Juga :  Polres Merauke Kawal Aspirasi Publik Terkait Penurunan Kualitas Jaringan, Situasi Aman dan Kondusif

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, kenaikan harga sejumlah komoditas tersebut disebabkan oleh tingginya biaya pengangkutan barang yang sebagian besar masih mengandalkan transportasi udara untuk menjangkau wilayah Kabupaten Pegunungan Bintang.

Kios atau outlet pangan yang dipantau tersebut berada di bawah tanggung jawab Kamaruddin selaku pengelola, yang juga tercatat memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) 198302202009091001. Dokumentasi kegiatan pemantauan turut dilampirkan dalam laporan sebagai bagian dari pendataan dan evaluasi kondisi harga pangan di wilayah tersebut.(rd)

Berita Terkait

Senyum, Sapa, Salam: Regu Siaga I Polres Tolikara Hadir Jaga Kamtibmas di Kota Karubaga
Sat Binmas Polres Tolikara Sambangi Pangkalan Ojek di Desa Ampera, Perkuat Kemitraan dan Keselamatan Berkendara
Kabid Humas : Situasi Wamena Berangsur Kondusif, Aktivitas Masyarakat Mulai Kembali Normal
Polres Boven Digoel Edukasi Peserta Perjusami KKRI tentang Bahaya dan Pencegahan Narkoba
Polres Mamberamo Tengah Intensifkan Patroli Dialogis untuk Jaga Stabilitas Kamtibmas di Kobakma
Wakili Kapolres Sarmi, Kabag Log Hadiri Perayaan HUT Pattimura ke-209 di Tafarewar Beach
Patroli dan Pengecekan Personel, Polres Mamberamo Tengah Pastikan Situasi Kamtibmas Tetap Kondusif
Patroli Malam Humanis, Regu Siaga II Polres Tolikara Perkuat Kamtibmas di Kota Karubaga
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 08:28 WIB

Senyum, Sapa, Salam: Regu Siaga I Polres Tolikara Hadir Jaga Kamtibmas di Kota Karubaga

Rabu, 20 Mei 2026 - 08:27 WIB

Sat Binmas Polres Tolikara Sambangi Pangkalan Ojek di Desa Ampera, Perkuat Kemitraan dan Keselamatan Berkendara

Senin, 18 Mei 2026 - 12:58 WIB

Kabid Humas : Situasi Wamena Berangsur Kondusif, Aktivitas Masyarakat Mulai Kembali Normal

Senin, 18 Mei 2026 - 10:47 WIB

Polres Boven Digoel Edukasi Peserta Perjusami KKRI tentang Bahaya dan Pencegahan Narkoba

Senin, 18 Mei 2026 - 10:46 WIB

Polres Mamberamo Tengah Intensifkan Patroli Dialogis untuk Jaga Stabilitas Kamtibmas di Kobakma

Berita Terbaru