Satgas Pangan Pantau Harga Bahan Pokok di Oksibil, Biaya Angkut Udara Picu Kenaikan Harga

- Penulis

Rabu, 11 Maret 2026 - 19:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua — Satuan Tugas Daerah (Satgasda) Pangan Provinsi Papua melakukan pemantauan terhadap ketersediaan dan harga bahan pokok pada sejumlah kios dan outlet pangan di wilayah Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang. Pemantauan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya pengendalian inflasi serta memastikan stabilitas pasokan pangan di daerah tersebut.

Berdasarkan laporan hasil pemantauan, terdapat empat kios atau outlet pangan yang beroperasi di kawasan Jalan PKT, Distrik Oksibil. Dari hasil pengecekan di lapangan, sejumlah komoditas pangan terpantau mengalami kenaikan harga yang dipengaruhi oleh tingginya biaya transportasi udara sebagai jalur distribusi utama menuju wilayah tersebut.

Baca Juga :  Polres Boven Digoel Gelar Doa Lintas Agama, Perkuat Sinergi dan Toleransi Sambut Hari Bhayangkara ke-79

Untuk komoditas beras premium, harga tercatat mencapai Rp40.000 per kilogram. Sementara itu, minyak goreng merek Minyakita dijual dengan harga Rp45.000 per liter. Komoditas gula kiloan juga mengalami kenaikan dengan harga Rp40.000 per kilogram.

Pada komoditas daging, ayam potong dijual dengan harga Rp60.000 per kilogram, sedangkan daging sapi segar mencapai Rp185.000 per kilogram. Selain itu, telur ayam lokal dijual dengan harga Rp115.000 per rak.

Harga komoditas bumbu dapur juga terpantau cukup tinggi. Bawang merah dijual Rp120.000 per kilogram dan bawang putih Rp100.000 per kilogram. Sementara itu, cabai keriting dijual dengan harga Rp120.000 per kilogram.

Baca Juga :  Tumbuhkan Rasa Nasionalisme, Subsatgas Si Ipar ORC 2025 Polda Papua Hadir Berikan Materi Wawasan Kebangsaan

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, kenaikan harga sejumlah komoditas tersebut disebabkan oleh tingginya biaya pengangkutan barang yang sebagian besar masih mengandalkan transportasi udara untuk menjangkau wilayah Kabupaten Pegunungan Bintang.

Kios atau outlet pangan yang dipantau tersebut berada di bawah tanggung jawab Kamaruddin selaku pengelola, yang juga tercatat memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) 198302202009091001. Dokumentasi kegiatan pemantauan turut dilampirkan dalam laporan sebagai bagian dari pendataan dan evaluasi kondisi harga pangan di wilayah tersebut.(rd)

Berita Terkait

Polres Tolikara Intensifkan Patroli Humanis dan Pengamanan Ibadah Minggu di Karubaga
Polres Mamberamo Tengah Bangun Komunikasi dengan Tokoh Intelektual Terkait Perkembangan Situasi di Kobakma
Mengawal Aktivitas Warga, Polres Tolikara Gelar Patroli Humanis di Karubaga 
Polres Sarmi Ikuti Taklimat Akhir Audit Kinerja Itwasda Polda Papua Tahap I TA 2026 
Bhabinkamtibmas dan Babinsa Kawal Penyaluran Bantuan Pangan Bulog bagi Warga Kampung Waninggap Say 
BRI Peduli Serahkan Ambulans untuk Polres Biak Numfor, Dukung Pelayanan Kesehatan dan Kemanusiaan 
Polri Tingkatkan Patroli Sore, Wujud Nyata Hadirkan Keamanan di Tengah Masyarakat
Patroli Jalan Kaki di Malam Hari, Polres Tolikara Hadirkan Rasa Aman bagi Warga Karubaga
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 08:31 WIB

Polres Tolikara Intensifkan Patroli Humanis dan Pengamanan Ibadah Minggu di Karubaga

Senin, 11 Mei 2026 - 08:30 WIB

Polres Mamberamo Tengah Bangun Komunikasi dengan Tokoh Intelektual Terkait Perkembangan Situasi di Kobakma

Minggu, 10 Mei 2026 - 04:43 WIB

Mengawal Aktivitas Warga, Polres Tolikara Gelar Patroli Humanis di Karubaga 

Minggu, 10 Mei 2026 - 04:35 WIB

Polres Sarmi Ikuti Taklimat Akhir Audit Kinerja Itwasda Polda Papua Tahap I TA 2026 

Sabtu, 9 Mei 2026 - 04:34 WIB

Bhabinkamtibmas dan Babinsa Kawal Penyaluran Bantuan Pangan Bulog bagi Warga Kampung Waninggap Say 

Berita Terbaru