Polisi Tertibkan Ratusan Bendera Ormas di Jakpus

- Penulis

Minggu, 11 Mei 2025 - 22:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Sebanyak 109 bendera dan dua spanduk milik organisasi kemasyarakatan (ormas) ditertibkan oleh polisi dalam Operasi Brantas Jaya 2025 di wilayah Jakarta Pusat. Penertiban dilakukan serentak di delapan wilayah hukum polsek jajaran.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Susatyo Purnomo Condro mengatakan, operasi tersebut dilaksanakan pada Jumat (9/5/2025). Kecamatan Sawah Besar tercatat sebagai wilayah dengan jumlah atribut terbanyak yang ditertibkan, yakni 32 bendera dari berbagai ormas.

“Penurunan atribut ormas ini merupakan bagian dari penegakan aturan untuk menjaga ketertiban umum. Tidak boleh ada simbol kelompok yang menguasai ruang publik secara sewenang-wenang,” ujar Kapolres, Minggu (11/5/2025).

Selain menertibkan atribut, polisi juga mengungkap praktik pemalakan di kawasan Thamrin City, Tanah Abang. Dua pelaku, Sugiarto (39) dan Tio Pangestu (25), ditangkap saat memaksa sopir mobil boks membayar uang parkir liar sebesar Rp20 ribu dengan ancaman.

“Kami tidak akan memberi ruang bagi aksi premanisme. Siapa pun yang mengintimidasi warga di ruang publik akan kami tindak tegas,” tegas Kapolres.

Kedua pelaku dijerat dengan Pasal 368 KUHP tentang Pemerasan, yang ancaman hukumannya maksimal sembilan tahun penjara. Mereka kini ditahan di Mapolres Metro Jakarta Pusat untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga :  Polri Gelar Sosialisasi Kebangsaan Warga Diberi Pemahaman Tangkal Intoleransi, Radikalisme, dan Terorisme

Sebelumnya, Polda Metro Jaya menggelar Operasi Anti-Premanisme untuk menindak para preman yang meresahkan di wilayah ibu kota. Sebanyak 999 personel gabungan dikerahkan dalam operasi ini.

“Operasi anti-premanisme yang kita laksanakan hari ini melibatkan 999 personel gabungan, terdiri dari 306 personel TNI AD, AL, dan AU; 663 personel Polri; serta 30 personel Pemprov DKI,” ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto saat memimpin apel pasukan di Monas, Jakarta Pusat, Jumat (9/5).

Operasi ini berlangsung selama 15 hari, dari 9 hingga 23 Mei 2025. Karyoto menambahkan, unsur intelijen juga dilibatkan untuk mendeteksi dan menindak pelaku premanisme.(rd)

Berita Terkait

Polri Hadir di Saat Duka, Sat Binmas Polres Tolikara Berikan Dukungan Moral dan Bantuan kepada Warga Berduka
Polres Fakfak Tegaskan Komitmen Berantas Kejahatan Seksual terhadap Anak
Polres Tolikara dan Dinsos Salurkan Bantuan Sembako bagi Korban Kebakaran di Karubaga
Jaga Kamtibmas, Polres Mamberamo Tengah Patroli Pasar Sentral Kobakma
Wujudkan Gerakan Indonesia Asri, Sinergi TNI-Polri dan Pemda Sarmi Gelar Aksi Bersih Pantai Kali Bagre
Wujudkan Sitkamtibmas Kondusif, Sat Binmas Polres Merauke Masifkan Program ‘Door to Door System’ (DDS)
Sat Binmas Polres Supiori Gencarkan Imbauan Kamtibmas, Tegaskan Larangan Peredaran Miras
Satuan Samapta Polres Waropen Intensifkan Patroli Dialogis Malam Hari, Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 16 Februari 2026 - 13:53 WIB

Polri Hadir di Saat Duka, Sat Binmas Polres Tolikara Berikan Dukungan Moral dan Bantuan kepada Warga Berduka

Minggu, 15 Februari 2026 - 05:33 WIB

Polres Fakfak Tegaskan Komitmen Berantas Kejahatan Seksual terhadap Anak

Minggu, 15 Februari 2026 - 05:20 WIB

Polres Tolikara dan Dinsos Salurkan Bantuan Sembako bagi Korban Kebakaran di Karubaga

Minggu, 15 Februari 2026 - 05:19 WIB

Jaga Kamtibmas, Polres Mamberamo Tengah Patroli Pasar Sentral Kobakma

Sabtu, 14 Februari 2026 - 08:06 WIB

Wujudkan Gerakan Indonesia Asri, Sinergi TNI-Polri dan Pemda Sarmi Gelar Aksi Bersih Pantai Kali Bagre

Berita Terbaru