Bitung – Sebagai tahapan awal dalam proses perencanaan pembangunan daerah yang bertujuan untuk menyelaraskan usulan pembangunan dari desa/kelurahan dengan prioritas pembangunan daerah, Kecamatan Likupang Selatan Kab. Minahasa Utara, menggelar Pra Musyawarah Perencanaan Pembagunan (Musrembang) & Tematik Stunting, bertempat di Desa Kokoleh Satu Jaga II Kec. Likupang Selatan Kab. Minahasa Utara, Rabu, (4/2/2026).
Hadir dalam acara tersebut, Kadis Pertanian Kab. Minut Ibu Deisi Ombu S,Pd,. M.Pd., Kadis Pemdes Kab. Minut Bpk Fredik Tuleke, S.H., Kemensos Ibu Yesmi Pando, BAPEDA Kab. Minut Bpk. Nikson Nangi, M.Th., Camat Likupang Selatan Bpk David Talumantak S.Pd., Danramil 1310-03/Lkp Kapten Inf Stenli Andaria, Kapolsek Likupang Ipda Akris Daud S.H., Sekcam Liksel Ibu Susana Kaunang, Kapuskes Batu ibu dr. Jane Manua, Pendamping Desa Ibu Ola Aruperes, PLKB Ibu Sayu, BPP/Pertanian Neni Triana, Seluruh Hukumtua se-Liksel, Toko Masyarakat, Toko Agama serta Perangkat Desa se-Kecamatan Liksel dan masyarakat Desa Kokoleh Satu yang Terundang.
Pra Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tematik Stunting Tingkat Kecamatan Likupang Selatan, menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung upaya Pemerintah Kab. Minahasa Utara untuk menurunkan angka stunting secara berkelanjutan melalui perencanaan pembangunan yang lebih terarah, terpadu, dan berbasis data.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pra Musrenbang tematik ini menjadi wadah penting untuk menyinergikan program dan kegiatan antarperangkat daerah, sekaligus menyusun prioritas pembangunan yang berorientasi pada percepatan penanganan stunting.
Dalam forum ini, Kepala Puskesmas Desa Batu dr. Jane Manua menyampaikan berbagai masukan strategis yang diperoleh dari hasil identifikasi di tingkat lapangan, antara lain, masih ada warga masyarakat yang belum memiliki jamban, masih ada anaka balita yang stunting di Desa Werot, Program pengecekan kesehatan gartis masih belum mencapai target dikerenakan kesadaran masyarakat masih kurang serta penanganan pemeriksaan penyakit HIV, Malaria dan TBC untuk setiap desa agar aktif melaksanakan pemeriksaan lebih lanjut di Puskesmas Batu.
Dikesempatan itu, Danramil 1310-03/Likupang Kodim 1310/Bitung, Kapten Inf Stenli Andaria, menyampaikan pentingnya mengaktifkan Siskamling di Desa sebagai bagian dari upaya menjaga ketenteraman dan ketertiban umum di wilayah. Ia menekankan bahwa Siskamling bukan hanya sekadar tradisi, tetapi juga merupakan bentuk partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan dan melibatkan warga secara aktif. “Dengan diaktifkan kembali Siskamling, diharapkan dapat mengantisipasi masalah keamanan yang sering dihadapi oleh masyarakat,” pungkas Danramil.
Disamping itu juga, Danramil menegaskan, pentingnya koordinasi antara perangkat desa dan pemerintah untuk mendata aset pemerintah yang dapat digunakan sebagai lokasi pembangunan KDKMP yang memenuhi kriteria. Dengan upaya ini, diharapkan target pembangunan KDKMP dapat tercapai tepat waktu dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat desa.
“Agar setiap Hukum Tua harus berusaha menyiapkan lahan untuk lokasi pembangunan KDKMP karena ini merupakan program Bapak Presiden Prabowo agar masyarakat sejahtera dan makmur,” tegasnya.
Dari hasil pembahasan dan diskusi, dihasilkan beberapa keputusan penting yang akan menjadi bahan acuan dalam perumusan rencana pembangunan daerah (Musrenbang) Kecamatan Likupang Selatan Tahun 2026.(rd)




























