Kopdes Merah Putih Dorong Ekonomi OAP di Papua Pegunungan

- Penulis

Minggu, 18 Januari 2026 - 20:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskop UKM dan Perindag) Provinsi Papua Pegunungan menyebut kehadiran Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat Orang Asli Papua (OAP) di delapan kabupaten wilayah Papua Pegunungan. Sabtu, 17 Januari 2026.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Diskop UKM dan Perindag Papua Pegunungan, Alpius Yigibalom, mengatakan Kopdes Merah Putih menjadi harapan baru bagi masyarakat, khususnya yang bermukim di daerah pedalaman, dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi. Koperasi ini dibentuk untuk membantu masyarakat mengelola potensi sumber daya alam secara optimal agar mampu mendorong perubahan ekonomi yang nyata bagi OAP.

Baca Juga :  Subsatgas Si-Ipar Polres Jayapura Koordinasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura

Saat ini, tercatat sebanyak 267 Kopdes Merah Putih telah memiliki dokumen resmi di delapan kabupaten. Namun, jumlah tersebut masih tergolong kecil dibandingkan dengan total kampung yang mencapai ribuan. Salah satu kendala utama dalam pembentukan koperasi adalah belum lengkapnya dokumen kependudukan, terutama kepemilikan Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik bagi warga di wilayah pedalaman.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Diskop UKM dan Perindag Papua Pegunungan terus berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, guna mempercepat pelayanan administrasi kependudukan sehingga pembentukan koperasi dapat dilakukan secara lebih luas.

Baca Juga :  Polri Ajarkan Anak-anak di Yalimo Membaca Melalui Program Rasaka

Alpius menambahkan, Kopdes Merah Putih diharapkan tidak hanya memperkuat ekonomi lokal, tetapi juga membuka lapangan kerja, menekan angka kemiskinan ekstrem, serta mendorong modernisasi tata kelola koperasi. Selain itu, koperasi ini diharapkan mampu mengefisienkan rantai pasok, menekan harga kebutuhan pokok, meningkatkan nilai jual produk pertanian lokal, serta menjadi pusat akses keuangan dan penggerak UMKM, sekaligus membantu pengendalian inflasi di Papua Pegunungan.(rd)

Berita Terkait

Pemuda Papua Ajak Warga Jaga Kamtibmas Jelang Perayaan Masuknya Injil
Aktivis HAM Theo Hesegem Sesalkan Kondisi Keamanan di Yahukimo dan Wilayah Konflik Papua
Tokoh Masyarakat Ajak Warga Kabupaten Puncak Jaga Fasilitas Umum
Eks Panglima TPN OPM Serukan Perdamaian di Kabupaten Keerom
Pengamanan Ketat Posko Induk, Polisi Cek Langsung Stok Pangan dan Sembako Korban Kebakaran
Bhabinkamtibmas Kelurahan Mararena Gencar Sambang Warga, Perkuat Kamtibmas Kondusif
Januaris Iba Ajak Pejabat di Papua Jalankan Amanah Berlandaskan Nilai Agama
Tokoh Gereja di Papua Ajak Masyarakat Jaga Kedamaian, Luruskan Pernyataan Terkait Yahukimo
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 Februari 2026 - 19:52 WIB

Aktivis HAM Theo Hesegem Sesalkan Kondisi Keamanan di Yahukimo dan Wilayah Konflik Papua

Kamis, 5 Februari 2026 - 19:51 WIB

Tokoh Masyarakat Ajak Warga Kabupaten Puncak Jaga Fasilitas Umum

Rabu, 4 Februari 2026 - 20:17 WIB

Eks Panglima TPN OPM Serukan Perdamaian di Kabupaten Keerom

Rabu, 4 Februari 2026 - 06:57 WIB

Pengamanan Ketat Posko Induk, Polisi Cek Langsung Stok Pangan dan Sembako Korban Kebakaran

Rabu, 4 Februari 2026 - 06:56 WIB

Bhabinkamtibmas Kelurahan Mararena Gencar Sambang Warga, Perkuat Kamtibmas Kondusif

Berita Terbaru