Jhon Maurits Suebu selaku Tokoh Adat Sentani Ajak Masyarakat Tidak Terprovokasi Aksi 1 Mei yang Diklaim sebagai Hari Aneksasi

- Penulis

Senin, 20 April 2026 - 19:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Peringatan Hari Aneksasi Papua merupakan peristiwa terjadinya pengalihan/integrasi kekuasaan wilayah Papua Barat dari UNTEA (otoritas PBB) ke Indonesia atau Integrasi Papua ke dalam NKRI. Namun demikian, narasi tersebut dianggap sebagai pengalihan paksa oleh para aktivis dan kelompok pro Papua Merdeka dimana peringatan tersebut akan dilakukan serenta dibeberapa kota di Papua dan luar Papua.

 

Menyikapi polemik ini, Tokoh adat Sentani sekaligus Ketua Aliansi Sentani Bersatu Sejahtera (ASBS), Jhon Maurits Suebu menyerukan agar masyarakat tidak terprovokasi oleh narasi-narasi yang keliru. Konflik hanya akan merugikan masyarakat sendiri dan memperlambat pembangunan.

Baca Juga :  Tokoh Muda Nabire Sebut Pernyataan Aibon Kogoya Keliru dan Provokatif Bagi Masyarakat OAP

 

Lebih lanjut, Jhon Maurits Suebu, menyatakan bahwa rakyat Papua saat ini lebih membutuhkan pembangunan, pendidikan, dan kesehatan daripada konflik identitas yang tak kunjung usai. “Saat ini masyarakat Papua membutuhkan ketenangan untuk bekerja, berusaha, dan membangun. Kami menolak segala bentuk ajakan yang memecah belah, dan mendukung program pemerintah yang bertujuan membawa kesejahteraan bagi rakyat Papua,” ungkapnya.

 

Jhon Maurits Suebu meminta, masyarakat tidak ikut arus oleh ajakan sesat pihak-hak yang tidak bertanggungjawab, yang hanya merugikan diri sendiri dan orang banyak.

Baca Juga :  Kepala Suku Besar Paniai Ajak Masyarakat Dukung Kepolisian Jaga Keamanan Daerah

 

“Saya imbau semua masyarakat Papua tidak melakukan gerakan tambahan dan ikut-ikut dengan ajakan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab yang dapat mengorbankan masyarakat,” tambahnya.

 

 

Jhon berharap semua masyarakat di Papua, menjaga kedamaian dan ketentraman tanah yang penuh berkat ini.

 

“Mari kita menjaga bersama situasi kamtibmas di tanah Papua agar Papua aman dan damai dalam mensejahterakan masyarakat Papua,” tandasnya.(rd)

Berita Terkait

Hari Ke-2 Ops Sikat Cartenz 2026, Polresta Jayapura Kota dan Polres Jayapura Berhasil Ungkap Kasus Curat, Curas, dan Jaringan Curanmor
Hari Pertama Ops Sikat Cartenz 2026, Jajaran Polda Papua Berhasil Ungkap Kasus Curas dan Curat
Ketua LMA Port Numbay Serukan Kedamaian: Berhenti Rusak Fasilitas Umum dan Sakiti Masyarakat
Pimpin Klasis GIDI Mulia, Pdt. Telius Wonda Beri Apresiasi Khusus untuk Polri atas Stabilitas Kamtibmas di Puncak Jaya
Tokoh Pemuda Puncak Jaya Serukan Persatuan dan Tolak Konflik di Tengah Masyarakat
Ketua LMA Lanny Jaya Ajak Masyarakat Jaga Keamanan dan Dukung Pembangunan Daerah
Tokoh Masyarakat Papua Pegunungan Ajak Seluruh Elemen Bersatu Hentikan Konflik di Wamena
Mantan Panglima TPNPB-OPM Wilayah Victoria Ajak Kelompok Bersenjata Kembali ke NKRI dan Dorong Dialog Damai di Papua
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 09:59 WIB

Hari Ke-2 Ops Sikat Cartenz 2026, Polresta Jayapura Kota dan Polres Jayapura Berhasil Ungkap Kasus Curat, Curas, dan Jaringan Curanmor

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:34 WIB

Hari Pertama Ops Sikat Cartenz 2026, Jajaran Polda Papua Berhasil Ungkap Kasus Curas dan Curat

Kamis, 28 Mei 2026 - 07:28 WIB

Ketua LMA Port Numbay Serukan Kedamaian: Berhenti Rusak Fasilitas Umum dan Sakiti Masyarakat

Kamis, 28 Mei 2026 - 07:27 WIB

Pimpin Klasis GIDI Mulia, Pdt. Telius Wonda Beri Apresiasi Khusus untuk Polri atas Stabilitas Kamtibmas di Puncak Jaya

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:28 WIB

Tokoh Pemuda Puncak Jaya Serukan Persatuan dan Tolak Konflik di Tengah Masyarakat

Berita Terbaru