Hari Kedua Operasi Patuh Cartenz 2025, Polda Papua Tindak 42 Pelanggar Lalu Lintas

- Penulis

Rabu, 16 Juli 2025 - 17:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Direktorat Lalu Lintas (Dit Lantas) Polda Papua kembali melaksanakan razia pada hari kedua Operasi Patuh Cartenz 2025 yang berlangsung di depan Mapolda Papua, Jalan Dr. Sam Ratulangi, Distrik Jayapura Utara, Rabu (16/07/2025).

Kegiatan diawali dengan apel pengecekan personel yang bertempat di belakang Gedung Dit Lantas Polda Papua. Operasi ini dipimpin langsung oleh Direktur Lalu Lintas Polda Papua Kombes Pol Tri Yulianto, S.I.K., M.Si., selaku Kepala Operasi Daerah (Kaopsda), didampingi AKBP Marthin W. Asmuruf, S.Sos., M.M. (Wakaopsda), AKP Ferry Mervin Mehue (Kapusdalopsda), dan AKP Suhardi Syahailatua, S.Sos (Kadataopsda).

Dalam operasi tersebut, petugas melakukan pemeriksaan kelengkapan surat-surat kendaraan, penggunaan helm standar SNI, serta kepatuhan pengemudi terhadap rambu lalu lintas. Dari hasil razia hari kedua Operasi Patuh Cartenz 2025 tercatat sebanyak 42 pelanggaran lalu lintas yang diberikan sanksi tilang, terdiri dari 39 pelanggaran oleh pengendara sepeda motor (roda dua) dan 3 pelanggaran oleh pengemudi mobil (roda empat).

Direktur Lalu Lintas Polda Papua, Kombes Pol Tri Yulianto, menjelaskan bahwa Operasi Patuh Cartenz 2025 bukan sekadar untuk menindak pelanggar, tetapi juga bertujuan mengedukasi masyarakat agar lebih disiplin di jalan raya.

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu patuh pada aturan lalu lintas, karena keselamatan adalah prioritas utama. Operasi ini dilakukan untuk menekan angka kecelakaan dan menjaga keamanan serta kenyamanan pengguna jalan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Kombes Pol Tri Yulianto menegaskan bahwa sasaran prioritas operasi meliputi pengendara yang tidak memakai helm, pengemudi yang menggunakan ponsel saat berkendara, melawan arus, berkendara melebihi batas kecepatan, dan pengendara di bawah umur. Pelanggaran-pelanggaran ini dinilai sebagai penyebab utama kecelakaan lalu lintas.

Baca Juga :  Peringati HUT Polwan ke-77, Polwan Polda Papua Barat Gelar Gerakan Pangan Murah

“Selama 14 hari pelaksanaan operasi, kami akan terus mengedukasi dan melakukan penegakan hukum secara persuasif dan humanis. Masyarakat kami harapkan dapat lebih sadar pentingnya tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama,” tambahnya.

Operasi Patuh Cartenz 2025 akan berlangsung hingga akhir Juli 2025 di seluruh jajaran Polda Papua. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas, mengurangi pelanggaran, serta menekan angka kecelakaan di jalan raya.(rd)

Berita Terkait

Momentum Ramadhan, Polda Papua Barat Perkuat Sinergi Bersama Mahasiswa dan OKP Bahas Isu Kamtibmas
Taklimat Awal Audit Kinerja 2026, Kapolda Papua Tekankan Perencanaan Tepat Sasaran dan Pelayanan Prima
Polda Papua dan Disperindag Jamin Stok Bahan Pokok Aman Hingga Pasca Lebaran 2026
Polda Papua Barat Amankan Aksi Premanisme di Perempatan Sanggeng
Pimpin Apel Satker Ditpolairud dan Ditressiber, Wakapolda Papua Tekankan Profesionalisme di Ruang Digital
Imlek Jadi Ruang Persaudaraan, Polda Papua Dukung Pelestarian Budaya di Tanah Papua
Wujudkan Satker Profesional, Wakapolda Papua Lakukan Pengecekan Menyeluruh
Polda Papua Barat Gelar Rapim T.A. 2026
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 26 Februari 2026 - 12:35 WIB

Taklimat Awal Audit Kinerja 2026, Kapolda Papua Tekankan Perencanaan Tepat Sasaran dan Pelayanan Prima

Rabu, 25 Februari 2026 - 19:47 WIB

Polda Papua dan Disperindag Jamin Stok Bahan Pokok Aman Hingga Pasca Lebaran 2026

Rabu, 25 Februari 2026 - 19:26 WIB

Polda Papua Barat Amankan Aksi Premanisme di Perempatan Sanggeng

Rabu, 25 Februari 2026 - 12:32 WIB

Pimpin Apel Satker Ditpolairud dan Ditressiber, Wakapolda Papua Tekankan Profesionalisme di Ruang Digital

Rabu, 25 Februari 2026 - 08:00 WIB

Imlek Jadi Ruang Persaudaraan, Polda Papua Dukung Pelestarian Budaya di Tanah Papua

Berita Terbaru