Jhon Maurits Suebu selaku Tokoh Adat Sentani Ajak Masyarakat Tidak Terprovokasi Aksi 1 Mei yang Diklaim sebagai Hari Aneksasi

- Penulis

Senin, 20 April 2026 - 19:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua – Peringatan Hari Aneksasi Papua merupakan peristiwa terjadinya pengalihan/integrasi kekuasaan wilayah Papua Barat dari UNTEA (otoritas PBB) ke Indonesia atau Integrasi Papua ke dalam NKRI. Namun demikian, narasi tersebut dianggap sebagai pengalihan paksa oleh para aktivis dan kelompok pro Papua Merdeka dimana peringatan tersebut akan dilakukan serenta dibeberapa kota di Papua dan luar Papua.

 

Menyikapi polemik ini, Tokoh adat Sentani sekaligus Ketua Aliansi Sentani Bersatu Sejahtera (ASBS), Jhon Maurits Suebu menyerukan agar masyarakat tidak terprovokasi oleh narasi-narasi yang keliru. Konflik hanya akan merugikan masyarakat sendiri dan memperlambat pembangunan.

Baca Juga :  Tokoh Pemuda Adat Wilayah Tabi Imbau Masyarakat Papua Jaga Kamtibmas Jelang HUT RI Ke-81

 

Lebih lanjut, Jhon Maurits Suebu, menyatakan bahwa rakyat Papua saat ini lebih membutuhkan pembangunan, pendidikan, dan kesehatan daripada konflik identitas yang tak kunjung usai. “Saat ini masyarakat Papua membutuhkan ketenangan untuk bekerja, berusaha, dan membangun. Kami menolak segala bentuk ajakan yang memecah belah, dan mendukung program pemerintah yang bertujuan membawa kesejahteraan bagi rakyat Papua,” ungkapnya.

 

Jhon Maurits Suebu meminta, masyarakat tidak ikut arus oleh ajakan sesat pihak-hak yang tidak bertanggungjawab, yang hanya merugikan diri sendiri dan orang banyak.

Baca Juga :  Pastikan Malam Pergantian Tahun Aman, Personel Ops Lilin Cartenz 2025 Intensifkan Patroli Pengamanan

 

“Saya imbau semua masyarakat Papua tidak melakukan gerakan tambahan dan ikut-ikut dengan ajakan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab yang dapat mengorbankan masyarakat,” tambahnya.

 

 

Jhon berharap semua masyarakat di Papua, menjaga kedamaian dan ketentraman tanah yang penuh berkat ini.

 

“Mari kita menjaga bersama situasi kamtibmas di tanah Papua agar Papua aman dan damai dalam mensejahterakan masyarakat Papua,” tandasnya.(rd)

Berita Terkait

Laskar Merah Putih Provinsi Papua Ajak Masyarakat Tak Terprovokasi Dengan Rencana Aksi Tanggal 15 Agustus di Kota Jayapura
Tokoh Pemuda Ilaga Utara Imbau Warga Puncak Hormati Hari Kemerdekaan RI
Derek Alom Dorong Para Tokoh Bersatu Jaga Keamanan Jelang HUT RI Ke-81
Jelang 17 Agustus, Tokoh Pemuda Amungme Ajak Warga Mimika Jaga Kamtibmas
RKPT Keerom Ajak Masyarakat Jaga Keamanan dan Sukseskan HUT RI ke-81
Tokoh Adat Heram Dorong Masyarakat Bersama Jaga Kondusivitas Kota Jayapura
Jelang Momentum 17 Agustus, Ondoafi Kwana Serukan Masyarakat Keerom Tetap Kondusif
Tokoh Pemuda Adat Wilayah Tabi Imbau Masyarakat Papua Jaga Kamtibmas Jelang HUT RI Ke-81
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 20:06 WIB

Laskar Merah Putih Provinsi Papua Ajak Masyarakat Tak Terprovokasi Dengan Rencana Aksi Tanggal 15 Agustus di Kota Jayapura

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:00 WIB

Tokoh Pemuda Ilaga Utara Imbau Warga Puncak Hormati Hari Kemerdekaan RI

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:58 WIB

Derek Alom Dorong Para Tokoh Bersatu Jaga Keamanan Jelang HUT RI Ke-81

Jumat, 14 Agustus 2026 - 08:13 WIB

Jelang 17 Agustus, Tokoh Pemuda Amungme Ajak Warga Mimika Jaga Kamtibmas

Jumat, 14 Agustus 2026 - 08:11 WIB

Tokoh Adat Heram Dorong Masyarakat Bersama Jaga Kondusivitas Kota Jayapura

Berita Terbaru